daun purik, apa itu daun purik, daun purik kratom

Daun Purik: Nama Lain Kratom yang Sering Bikin Bingung

ThonyHerbalKrats 01 October 2026 Bagikan

Kalau kamu pernah dengar orang Kalimantan menyebut "daun purik" dan bertanya-tanya apakah itu tanaman yang sama dengan kratom, jawabannya singkat: ya. Daun purik dan kratom adalah tanaman yang sama, hanya beda nama penyebutan.

Daun Purik Itu Apa, Sebenarnya?

Purik adalah nama lokal yang dipakai sebagian masyarakat Kalimantan untuk menyebut pohon Mitragyna speciosa — nama ilmiah dari tanaman yang di pasaran dan media nasional lebih dikenal dengan sebutan kratom. Di beberapa daerah lain, tanaman yang sama ini juga disebut kedamba atau sapat, tergantung kebiasaan bahasa setempat.

Jadi kalau ada yang menawarkan "daun purik" dan yang lain menawarkan "kratom", keduanya bisa jadi berasal dari pohon yang identik. Yang membedakan hasil akhirnya bukan soal nama, tapi soal asal daun, cara petik, dan proses pengolahan setelah panen.

Kenapa Ada Dua Nama untuk Satu Tanaman?

Ini hal yang lumrah terjadi pada tanaman asli daerah tropis. Nama lokal biasanya lahir dari kebiasaan turun-temurun di kampung tempat tanaman itu tumbuh, jauh sebelum nama ilmiah atau nama pasarannya dikenal luas. "Kratom" sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Thailand, dan menjadi istilah yang lebih umum dipakai setelah tanaman ini mulai diperjualbelikan lintas daerah dan diekspor.

Di Kalimantan, tempat pohon ini banyak tumbuh secara alami di tepi sungai dan kawasan lembap, masyarakat setempat lebih dulu mengenalnya dengan nama purik. Dua nama ini sebenarnya merujuk ke hal yang sama, mirip seperti orang menyebut satu buah dengan nama berbeda di tiap daerah.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih

Karena nama lokal seperti purik kadang dipakai penjual kecil yang menjual daun mentah atau belum terstandarisasi, ada beberapa hal yang lebih penting diperhatikan daripada sekadar nama:

  • Asal daun. Daun dari kawasan Kalimantan yang dikenal sebagai salah satu sentra kratom berkualitas umumnya diproses dengan standar yang lebih konsisten.
  • Proses pengeringan dan penggilingan. Daun yang dikeringkan dengan benar dan digiling halus menghasilkan bubuk yang lebih konsisten dibanding daun mentah yang asal jemur.
  • Kemasan. Bubuk yang dikemas vakum menjaga kesegaran lebih lama dibanding daun atau bubuk yang dijual dalam kemasan terbuka.
  • Kejelasan varian. Penjual yang jelas menyebutkan varian seperti Green Vein, Red Borneo, atau White Vein biasanya lebih transparan soal apa yang sebenarnya kamu beli. Bisa kamu bandingkan di katalog kami.

Supergreen Nano: Hasil Olahan dari Daun yang Sama

Produk utama kami, Supergreen Nano, diolah dari daun kratom asal Kalimantan — tanaman yang sama yang disebut sebagai daun purik oleh masyarakat setempat. Bedanya ada di proses: daun dipilih, dikeringkan, lalu digiling sampai tekstur nano yang lebih halus dibanding bubuk kratom biasa, sehingga lebih mudah larut saat diseduh.

Tersedia dalam kemasan 500g seharga Rp 59.500 dan 1kg seharga Rp 88.000. Kalau kamu baru pertama kali mencoba, ada baiknya baca dulu panduan konsumsi kami supaya tahu takaran yang wajar untuk pemula.

Catatan Penting

Kratom, dengan nama apa pun ia disebut, bukan pengganti obat atau saran tenaga kesehatan. Status hukumnya di Indonesia masih dalam pembahasan di tingkat daerah dan nasional, jadi pastikan kamu memahami aturan yang berlaku di wilayahmu sebelum membeli atau mengonsumsi.

Kesimpulan

Daun purik bukan tanaman lain, melainkan nama lokal Kalimantan untuk kratom. Yang lebih penting dari sekadar istilah adalah dari mana daunnya berasal dan bagaimana ia diproses sebelum sampai ke tanganmu.

Mau tahu lebih jauh soal varian dan asal daun yang kami pakai? Chat admin kami di WhatsApp, atau pesan langsung lewat website. COD tersedia dan gratis ongkir untuk Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Subang, Sumedang, Tasikmalaya, dan Kalimantan Barat.

Tertarik mencoba produk ThonyHerbalKrats?

Kratom bubuk premium langsung dari Kalimantan. COD tersedia.

Artikel Lainnya